STANDARISASI DINAR DIRHAM ISLAM DALAM KAJIAN SEJARAH DAN FIKIH

Featured

Oleh: Abbas Firman , Shaykh Faroji Azmatkhan, Thariq bin Djured

Pendahuluan
Memasuki tahun baru 1432H/2011 tidak terasa dinar dan dirham telah berjalan 12 tahun di Nusantara, alhamdulillah, yang dimulai oleh tiga orang muslim dari Indonesia (Nusantara) pada tahun 1999 setelah bertemu dengan seorang wali jaman ini pencetus dan penggerak sesungguhnya dari dinar dirham islam,  dan lalu mereka berigat memulai pencetakan dinar dirham melalui PT Islamic Mint Nusantara (IMN), dengan berjalannya waktu pada tahun 2007 PT IMN menjadi pencetakan dinar dirham mandiri pertama di Indonesia yang juga memperkenalkan tentang wakala atau disebut Kiosk Dinarfirst yang telah mulai mengembangkan jaringan perdagangan dan pasar islam melalui SAUDARA (Saudagar Nusantara) yang terintegarasi dalam mobile gold dinar dan dirham yang disebut sebagai Dinarfirst – mobile exchange system dan Titipan Dinarfirst dan mengajak muslim di Nusantara untuk terlibat secara langsung dalam memerangi riba.

Sejarah Standar Berat Dan Kadar Dinar Dirham Islam Dan Standar Baru Dunia, Dinar Islam 24K 
Seperti telah kita ketahui bahwa Islamic Mint Nusantara memperkenalkan dinar (emas) dan dirham (perak) dengan berat dan kadar mengikuti ilmu dan amal yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, standar yang diambil adalah standar dinar pada masa Rasulullah Saw, dan ini berkaitan langsung dengan urusan nisab zakat harta yang harus ditarik sebanyak 20 Dinar untuk Zakat Emas dan 200 Dirham untuk Zakat Perak.1 Continue reading

ISLAMIC GOLD DINAR, THE HISTORICAL STANDARD

ISLAMIC MINT NUSANTARA – WORLD ISLAMIC STANDARD is already made a documentation of Research, Historical Writing, Fiqh and Measurement for Dinar Dirham Islam concerning weight and purities, and followed by FATWA CONCERNING STANDARD WEIGHT AND PURITIES OF DINAR DIRHAM ISLAM (Januari, 2011). We found this  writing from Dr. Ahamed Kameel regarding The Historical Standard, Islamic Gold Dinar will put more and more the Dinar 24K (9999) in strong position to implement in our muamalah and the pillar of zakat (mal). 

Sources: Dr. Ahamed Kameel, Associate Professor in the Faculty of Economics and Management Sciences, International Islamic University Malaysia.

Abstract
Lately, there have been questions on what the standards for gold dinar and silver dirham are. Since the dinar and dirham indeed formed the Shari’ah monetary standards from the time of the Prophet pbuh, our work can, therefore, only involve in the rediscovery of that classical standard. Henceforth no parties or organizations can come up with their own standards. Since the Islamic gold dinar did not come into existence until after about 50 years of the Prophet’s pbuh demise, it is obvious from history that the solidus of the Eastern Roman Byzantine Empire was the monetary basis for the Shari’ah. Hence the best way to determine the standard is to look at the definition given by its issuer, the Byzantine Empire. Coins unearthed by archeologist cannot be relied upon for this purpose because such coins generally suffer from wear and possible tempering like clipping etc. It was found that the actual historical standard for the dinar to be 4.5gm of pure gold and the dirham to be 3.15gm of pure silver. However, since the role of dinar is simply as a measure of value that depends on the gold-content and if zakat is based upon 1-year’s provision of foodstuff, then the 4.25gm dinar of pure gold and 2.975gm dirham of pure silver, as those circulated during the Prophet’s pbuh era, is also a standard. Continue reading

A RESPOND TO THE QUESTION OF 24K DINAR COINS

Assalamualaikum kepada kaum muslim di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand dan Filipina. Kami ingin menyampaikan sebuah tulisan dari saudara muslim kami di papua yang  memberikan tanggapan terhadap pernyataan tulisan berjudul PERTANYAAN TERHADAP DINAR 24K yang sudah cukup mewakili tanpa harus menjawab langsung, dan tentu yang halal pasti bisa dikerjakan dalam hal ini Dinar 24K yang tentu dengan landasan fikih, ilmu dan amal  yang bersumber kepada al quran dan hadist.

Bismillah, kami hadirkan tulisan ini yang tentunya dengan berbagai pertimbangan, kesadaran dan semangat untuk mencari kebenaran dan beramal dalam apa apa yang kita mampu, tentunya tulisan ini  bukan untuk berdebat tapi untuk meluruskan apa yang telah ditulis oleh Mr. Vadillo yang secara tidak langsung melakukan penghakiman dan fitnah terhadap seseorang dan upaya menghadirkan Dinar 24K (9999), orang ini tidak pernah melakukan verifikasi langsung kepada otoritas IMN dan orang yang dituduh, astagfirullah.  Semoga ini bermanfaat  dan membuka mata kita semua. Kemenangan adalah milik Allah.

Ada baiknya sesudah membaca tulisan dibawah ini, silahkan baca juga tulisan terkait langsung mengenai  Standarisasi Ukuran Dinar Dirham Islam Dalam Sejarah dan Perspektif Fikih dan Fatwa On Weight And Purity Of Dinar Dirham Islam Continue reading

THE HISTORIES OF ISLAMIC DINAR DIRHAM STANDART AND ISLAMIC MINT NUSANTARA

Oleh: Abbas Firman al Husaini – Islamic Mint Nusantara

Bismillahirrahmanirrahim.

Penjelasan ini dibuat sebagai jalan untuk mengenali masalah yang sebenarnya dan untuk mendorong muslim di Indonesia yang memiliki keinginan kuat untuk mengamalkan syari’at secara nyata, sebagaimana semestinya, terutama dalam menegakkan kembali Muamalat Islam seperti perdagangan islam, pemerintahan islam, pencetakan dinar-dirham, pasar islam, permodalan islam seperti qirad dan syirkah, fungsi wakaf dan restorasi zakat. Dinar-dirham kini telah dicetak kembali oleh Islamic Mint Nusantara (2000) maka perlu juga kita mengetahui sejarah timbangan dinar-dirham islam ini, mudah-mudahan tulisan ini dapat menambah wawasan kita semua dan menjadi semakin memperjelas apa itu standar dinar dirham yang syar’iy.

Dari Abu Bakar Ibn Abi Maryam radhiyallah anhu, dari Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam, bersabda:

Akan datang masanya ketika tidak ada yang tertinggal yang bisa dimanfaatkan kecuali dinar dan dirham.” (HR. Ahmad bin Hanbal).

Mengenai uang sebagai alat transaksi perdagangan, Syekh besar al-Azhar Muhammad ‘Illisy (1300H) tetap berpegang teguh kepada aturan Allah dan RasulNya, dan beliau mengeluarkan Fatwa hukum Islam (Fikih) bahwa Zakat, tak dapat dibayarkan dengan uang kertas, jikapun hendak menggunakan uang kertas, maka selayaknya nilai uang kertas ditilik dari nilai bahan dasarnya, yaitu kertas, bukan dari angka-angka khayal yang tertulis padanya.

Sebelum manusia mengenal uang mereka sudah melakukan aktifitas jual beli dan tukar menukar barang dan jasa. Kemudian munculah mata uang (an-nuqud) dimana dengan berjalannya waktu manusia mengenal emas dan perak sebagai tolok ukur yang menilai barang dan jasa, emas dan perak memiliki nilai intrinsik maka keduanya menjadi alat tukar atau uang.

Orang-orang Arab sebelum islam terutama quraisy sudah berniaga dengan berbagai negara tetangga dan berbagai tempat, dan di antara mereka telah dikenal timbangan khusus antara rithl, uqiyah, nasy, nuwat, mistqal, dirham, daniq, qirath dan habbah. Mitsqal adalah timbangan dasar yang dikenal luas dikalangan mereka, 1 mitsqal sama dengan 22 qirath kurang 1 habbah, ukuran 10 dirham saat itu sama dengan 7 mitsqal Continue reading

ISLAMIC MINT NUSANTARA MINTED THE FIRST FINE QUALITY DANIQ IN THE WORLD


Dirham and Daniq of Islamic Mint Nusantara. 240410.


Daniq (1/6 Dirham) of Islamic Mint Nusantara (back side). 240410


Dinar, Dirham and Daniq of Islamic Mint Nusantara. 240410

ASSALAMUALAIKUM ALL. Allahukabar, Subhanallah! To all Muslim Indonesia and muslim every where in the world.

Bismillahirrahmaniirrahim, all praise belong to Allah and salam Shalawat to our beloved rasullullah salallahu alaihi wassalam

IMN  introducing the fine quality details, mint mark, sharpness and depth of Daniq (1/6 Dirham), its the first mint of fine quality Daniq in the world that ever produce by Islamic Mint Nusantara for muslim everywhere. so what are you waiting for, leave riba today! insyaallah Continue reading

THE FIRST COINAGE DESIGN OF ISLAMIC MINT NUSANTARA (2000)

Bismillahirrahmanirrahim. If you happen seeing the dinar and dirham coinage design of mecca and madinah in your hand, thats develop and introduce by Islamic Mint Nusantara since year 2000 for muslim in Indonesia (Nusantara). The Design its self has been use for almost eleven year up till today in Indonesia. The first design of this two coins  are the new beginning for muslim in Indonesia to recognize the importance of  Zakat in Gold and Silver. This is a history for the return of Gold Dinar and Silver Dirham in Indonesia (Nusantara), because of this event you will find more of this coins with various design everywhere in circulation among muslims in near future, Insyallah. Continue reading

PENGETAHUAN UMUM SEKITAR EMAS

sumber: Islamic Mint Nusantara

Emas telah dikenal dalam berbagai peradaban manusia dan digunakan untuk berbagai keperluan antar lain yang paling umum saat ini adalah perhiasan, berbentuk koin emas, industri elektronik, kedokteran atau berbentuk lantakan yang disimpan. Dengan melihat perkembangan dinar emas di Indonesia perlulah kita memahami pengetahuan sekitar emas yang kami tulisakan dibawah ini Continue reading